Wednesday, August 24, 2016

Monkey to Millionaire live in Noise Parade 19.08.2016.

Pada tanggal 19 Agustus 2016 lalu, kita diajak oleh Jimi Multhazam untuk menjadi salah satu band yang main di "Noise Parade", yang merupakan puncaknya dari acara Thursday Noise.

Selain MTM, pengisi acara di acara itu antara lain : "Bed chamber, Sirati Dharma, Rumah Sakit, Morfem dan the Brandals. Acara ini termasuk spesial karena kita bisa melihat kembalinya the Brandals setelah cukup lama mereka vakuum. Tentu saja kita setuju untuk ikutan berpartisipasi disitu. 

Tapi sayangnya di hari H, cuaca "tidak sepenuhnya mengizinkan" untuk acara bisa berlangsung dengan normal sebagaimana  rencana yang sudah disiapkan di jauh2 hari. 

Line Up2 yang sudah tersusun rapih terpaksa di kurangi beberapa karena hujan yang sangat deras lumayan menguras waktu yang diberikan oleh  Yesterday Cafe ( yang terletak di jalan Antasari ) untuk berlangsungnya Acara Noise Parade malam itu. 

Setelah beberapa waktu kemudian, akhirnya hujan mulai mereda dan Jimi memberitahu kami, kalau acara tetap berjalan, walaupun dengan terpaksa dia harus memotong durasi setiap band yang akan main disitu, dengan tujuan agar waktu yang tersisa masih cukup untuk melanjutkan jalannya acara, dan yang terutama adalah untuk menghibur teman2 yang sudah pada datang dan memenuhi Yesterday Cafe saat itu. 
Band2 yang ( terpaksa ) harus dipotong dan tidak jadi main saat itu adalah : Bed chamber, Sirati Dharma, dan ( Band sang pemilik acara ) yaitu, Morfem.
Mereka sengaja tidak main, supaya band2 sisanya bisa tetap main dan melanjutkan mengisi acara yang waktunya sudah tidak banyak lagi. 

Dan yang diputuskan untuk bisa tetap lanjut adalah Rumah sakit, The Brandals, dan Monkey to Millionaire. Dan kita dapat giliran pertama untuk memulai acara yang sempat berhenti karena hujan deras itu tadi. songlist yang tadinya kita siapkan sebanyak 9 lagu, kita jadikan 3 lagu. 
Kita tidak masalah, malah kita senang2 aja, karena dengan begitu, band2 yang  lainnya bisa tetap main sampai akhir acara. 
Dan secara keseluruhan, Acara berlangsung tanpa hujan, Penonton mulai memanas, terutama setelah akhirnya yang ditunggu2 akhirnya naik ke  panggung, yaitu The Brandals. 
Yang kita tahu seperti biasa mereka selalu bisa membuat penonton ber-Moshing2 ria dan membuat suasana menjadi seru malam itu. 
Singkat cerita, kita merasa walaupun dengan adanya hujan yg lebat kemarin acaranya tetap terasa seru dan sangat ramai.

Dan terutama, terima kasih kepada teman-teman yang sudah pada datang, karena acara bisa jadi menyenangkan berkat kalian juga, walaupun cuaca tidak begitu baik, kalian tetap menjadi penonton yang seru dan antusias malam itu. Terima kasih semuanya! 

Dan kita sangat yakin sekali, kalau suatu hari Jimi mau membuat lagi acara Noise Parade ( episode 2 )  pasti akan bisa jadi lebih seru dari acara2 Thursday Noise episode berapapun.
Mungkin saja namanya Noise Parade "the revenge". Hahaha.

oh iya, anyway... kita sempat men-dokumentasi-kan perjalanan kita berupa foto dan video dari waktu checksound sampai akhirnya kita manggung membawakan "MAN" di hari itu. 

Foto-foto oleh Ade Branuza 
( IG @adebranuza )







ini videonya...selamat menikmati,

video direkam oleh : 
Cakti dan Bram. 


"MAN" live at Noise Parade 19th August 2016. Enjoy!

Wednesday, June 15, 2016

FREE DOWNLOAD "KEKAL"

Sekarang lagu baru kita "kekal" bisa di download di www.rollingstone.co.id 

 






New Single - KEKAL

Setelah tiga tahun berlalu dan dengan begitu banyak pertanyaan "kemana kami" akhirnya semua terjawab. Monkey to Millionaire tidak pernah tertidur dan sesungguhnya kami terus berkarya. Hanya saja sayangnya album terakhir Monkey to Millionaire 'Inertia' (2012) kurang terekspose dan dibedah dengan baik.

Mari sejenak berlalu dari 'Inertia' karena kali ini akhirnya kami merilis single baru bertajuk 'Kekal'. Boleh dibilang single ini adalah jembatan dan angin segar menuju album ketiga Monkey to Millionaire yang sudah nyaris 100% siap dipasarkan. Bukan tanpa alasan Monkey to Millionaire sengaja mengeluarkan 'Kekal'. Single ini boleh dibilang sanggup mengobati kerinduan teman-teman akan karya kami.

"Pada dasarnya kami juga nggak masalah dibilang tertidur atau vakum. Nyatanya tidak begitu kok. Panggung kami selalu ada dan kami berhasil nyaris menyelesaikan album ketiga. Dan 'Kekal' sanggup menjawab semua itu. Tapi kayaknya harus dengerin sendiri lagunya baru ngerti. Buat yang ngikutin karya-karya kita ya," ujar sang vokalis Wisnu Adji.

'Kekal' bercerita tentang seseorang yang perlahan mulai ditinggalkan oleh orang-orang di sekitarnya. Alasannya cukup sederhana karena jalan atau cara hidup orang tersebut tidak lagi cocok untuk sekitarnya. Akhirnya dia selamanya kekal berada di tempat atau jalan hidup yang dia pilih.

Sayangnya Wisnu yang punya ide inspirasi single 'Kekal' memilih untuk merahasiakan asal muasal terciptanya lagu tersebut. Namun hal ini banyak terjadi. Ditinggal, meninggalkan, tersakiti dan disakiti.

Dari segi musik, Monkey to Millionaire memilih untuk menyerahkan kepada pendengar, seperti apa pandangan mereka. Namun yang jelas musik ala Monkey to Millionaire masih sangat melekat. Jangan heran jika aura single-single hits mereka terasa sangat kontras.

"Semua orang pasti punya pendapat tentang 'Kekal'. Sayangnya kita kalau bikin lagu nggak pernah kasih target harus terdengar kayak apa. Bebasin aja kemana musik dan lirik membawa kita. Semoga pada suka sih, kita bikinnya bener-bener berasa soalnya," tutur sang bassis Aghan Sudrajat seraya bergurau.

Single 'Kekal' dirilis serentak ke seluruh radio Indonesia mulai 15 Juni 2016. Ramadhan kami pilih sebagai waktu yang tepat karena justru bulan baik cocok untuk musik apa saja, tidak harus bernuansa religi. 'Kekal' juga segera hadir lewat semua platform digital dan bisa diundur gratis via www.rollingstone.co.id.

Tak ketinggalan Monkey to Millionaire mengucakan terima kasih kepada seluruh kerabat yang membantu di balik layar. Gif art oleh Kevin Khoiro, foto oleh M Asranur serta artwork oleh Monica Hapsari. Serta terima kasih mendalam atas semua dukungan rekan-rekan sekalian. Tanpa kalian, kami tak akan bisa sampai di hari ini. Selamat menunaikan ibadah puasa dan Salam Musik Indonesia.

Dulu tak seperti ini
Tak lagi dari hati
Tak sesepi ini
Lebih dari tanpa bunyi


Berkemas dalam sunyi
Satu persatu pergi
Yang pernah satu sisi
Pergi tak sepakati


Menuju kemana dari sini ku tanpa arah
Yang abadi di sini
Yang abadi terlewati
Yang abadi teracuni
Rasa ini terus di sini
Rasa ini dulu tak ada


Aktifkan RBT Kekal dengan cara
• XL Ketik KEKAL01 kirim ke 1818
• Telkomsel ketik KEKAL01 kirim ke 1212
• Indosat ketik SET KEKAL01 kirim ke 808

Dan jangan lupa follow kami di:
Twitter @monkey2mill
Instagram @monkey2mill
Facebook MonkeytoMillionaire
www.monkeytomillionaire.com

Buat yg pengen langsung denger kayak apa lagunya, klik di sini

Saturday, March 19, 2016

New Single Sneek Peek 2016.

Sedikit Cuplikan lagu baru yang akan ada di Album ke 3 Monkey to Millionaire di tahun 2016. 



Wednesday, February 3, 2016

Proses Rekaman Saat ini.


Halo semua... apa kabar? kayaknya udah lumayan lama kita ngga ngasih update perkembangan kita dalam proses rekaman Album ke 3, udah sampe mananya proses rekaman kita dll-nya.

Sekarang kita mau ngabarin kalo proses rekaman kita udah mencapai proses mixing, yah bisa dibilang udah mencapai 60% untuk menuju selesai. 

Ditambah satu berita baik lagi, yaitu untuk Album 3 ini kita udah menemukan Art designer / illustrator yang cocok untuk pengerjaan cover albumnya.

Dan kita udah menemukan konsep apa yang akan dimasukkan kedalam Album 3 dan juga ( yang paling penting menurut kita ) Nama Album pun udah ditemukan.

Kendala saat ini memasuki hal baru yaitu, pencarian judul untuk lagu2 yang akan masuk di album 3 nanti, dan juga sering bertabrakannya waktu pengerjaan mixing album dengan sang operator,

Oya sebelumnya, kita mau kenalin dulu orang yang menjadi operator dan yang melakukan mixing untuk Album 3 kita saat ini, 

Dia bernama Evan Haryono... berkerja disuatu PH film dan iklan bernama Rooftop, yang dimana menjadi tempat kita "menumpang" dalam melakukan pengerjaan Mixing-nya di salah satu studio mereka. ( Terima kasih Rooftop :) )

Nah, karena waktu pengerjaan Mixing dan pekerjaan utama Evan sering bertabrakan, Jadi, kita pun bisa mengerti kesibukkan dari Operator kita dan hanya berharap aja semoga Evan bisa menyelesaikan pekerjaannya yg menumpuk dan kita bisa berhenti mengganggu waktu kerja Evan krn mixingan kita kalau sudah selesai nanti. ( Maaf ya van atas gangguan dr Monyet yang dateng terus2an ini haha... )

Anyway...selain keadaan diatas, kayaknya secara keseluruhan, pengerjaan album 3 ini lumayan lancar dan mudah2an bisa diselesaikan Tahun ini. 

Sepertinya cukup segitu dulu berita update-an dr kita, 

dan ini ada beberapa foto2 yang sempat di dokumentasikan oleh : 

Sindhu Adhiguno ( Road Manager kita ), Aba ( drummer kita ) 
Aghan ( bassist Monyet ),
dan juga Dian ( Manager kita ) 

yang sempat ikut beberapa kali selama proses rekaman Album 3 ini.

okeh.. ini beberapa gallery foto kita selama proses rekaman.. Enjoy!!


Wisnu dan Aghan sedang take gitar di salah satu lagu Album 3.


Wisnu Adji sedang mencari nada vokal dengan bantuan gitar akustik.


Anak dari Aghan ( bernama Jett ) ikutan dalam proses rekaman.


Wisnu Adji take gitar di SAE Studio.


Aba lagi take drum, pake guide-nya gitar dan bass dimainkan oleh Wisnu dan Aghan secara live.


Take kedua ( atau kebeberapa kali ) karena yg pertama kurang pas ( atau lebih tepatnya karena Banyak Mau :))) )


Additional Gitar kita bernama Roni, lagi main wayang, waktu istirahat di sela-sela latihan lagu baru. ( Karena paling banyak memusingkan dia dalam mengulik melodi2 gitarnya ).


Additional Drum kita yang lagi nyobain main golf disela2 waktu istirahat.


Take drum di Syaelendra Studio bersama Operator kita Evan. ( yang saat itu lagi libur ngantor... sepertinya ).


Aghan nge-test bunyi drum di Studio Syaelendra. ( dan Sound Akustik utk take drum disini oke banget ternyata.. Rekomen lah pokoknya 👌🏼)


Evan, Aghan, Wisnu didepan Mixer di Syaelendra ( yang kanan sok ngerti ).


Nungguin waktu mulai take, jadi bunyiin semua alat musik didalem Studio.


Wisnu, Aghan take beberapa guide gitar untuk lagu2 baru di studio Rumah Aghan dulu awalnya, supaya pengerjaan kedepannya lebih enak.


Coba dibawain secara live di Studio Latihan di Rumah Aghan.


Aghan nge-test drum ( 2 ).


Didalem Studio SAE. Ditengah2 proses setting drum, bareng Operator SAE bernama Aduy ( paling kiri ), Aghan, Aba, Sindhu ( Road Manager kita ).


Waktu latihan lagu2 baru.


Wisnu, Evan dan Aghan di Syaelendra.





















 



Monday, October 5, 2015

Berjumpa 6 Okt malam di 365 Eco Bar

Hai, Street Millionaire

Ngumpul yuk Selasa, 6 Oktober 2015 milai jam 8 malam di 365 Eco Bar Kemang, Jakarta Selatan

Kita bakal pamer beberapa lagu baru juga..

Can't wait..
See you guys.. 

Wednesday, September 30, 2015

Available Now - INERTIA Cassette Version

Hai, sembari kita selesaiin album ke-3 Monkey to Millionaire, kita mempersembahkan album INERTIA dalam kemasan kaset bekerjasama dengan Pita Hitam Records.

Cocok sih buat loe yang doyan koleksi kaset atau mungkin emang lebih doyan dengerin kaset di tape ketimbang pake gadget iPod or apalah pemutar musik yes.

INERTIA cassette version bisa dipesan lewat SMS / WhatsApp ke yuliadian lewat nomor +628174122584 atau email ke yuliadian@gmail.com.

Ngobrol sama manager kita ttg pemesanan kaset dan INERTIA akan langsung dikirim setelah pembayaran selesai. Pengiriman lewat jasa ekspedisi sejenis TIKI, JNE serta Go-Jek jika memungkinkan.

Nah tunggu apa lagi, karena kaset ini dicetak dalam jumlah terbatas saja.

Thx guys, see you soon...